
Tiga Pelaku Pengeroyokan Wartawan saat Demo di Mapolda Sumsel, Barang Bukti Diamankan
8:30 · 6.601 diputar
Dari album Tribunnews
Deskripsi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Pelaku pengeroyokan wartawan di depan Mapolda Sumsel akhirnya ditangkap. Polisi berhasil mengamankan dua tersangka dalam kasus pengeroyokan wartawan saat kericuhan demonstrasi di depan Mapolda Sumsel pada Selasa, 13 Oktober 2026. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun memberikan keterangan resminya pada Sabtu (17/10/2026). Kombes Pol Johannes Bangun mengatakan dalam kasus ini, kedua tersangka telah diamankan pihak kepolisian setempat dan kini menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Dalam penanganan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian dan rekaman video digital. “Dua tersangka penganiayaan sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Ditreskrimum Polda Sumsel. Penanganan perkara ini masih terus kami kembangkan. Tim penyidik dan operasional melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat. Kami mengimbau pihak-pihak terkait agar kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berlaku,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026). Kombes Pol Johannes Bangun mengungkap identias kedua tersangka tersebut bernama Asnanda Firmansyah, 36 tahun, dan Edo Pratama, 24 tahun. Keduanya ditetapkan kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap mahasiswa dan dua wartawan saat kericuhan demonstrasi. Dua jurnalis yang menjadi korban dalam insiden tersebut adalah Rachmad Kurniawan dari Tribun Sumsel-Sriwijaya Post dan Mulyadi dari Pal TV. Peristiwa bermula saat mahasiswa menggelar demonstrasi untuk menuntut penanganan kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap. Situasi memanas ketika mahasiswa berhadapan dengan kelompok berpakaian hitam yang membagikan masker di sekitar Simpang Polda. Saat meliput kericuhan, para wartawan mengaku diminta menghapus rekaman video hingga telepon genggam
Mungkin Kamu Suka
- 1
AlbumDtay
Dtay · 9.996 diputar
- 2
AlbumThe Twilight Sad
The Twilight Sad · 8.895 diputar
- 3
AlbumLola Radio
2.920 diputar
- 4
AlbumJacques Chillax
Jacques Chillax · 9.928 diputar
- 5
AlbumEntre Ondas y Sombras
RicardoVibe · 7.204 diputar
- 6
AlbumAll The Imaginary Video Games I've Scored
Ghiya Rushidat · 8.415 diputar
- 7
AlbumOut The Way vol.1 The Mixtape
Rich Enough Nutball · 7.879 diputar
- 8
AlbumZitowan Mx
Zitowan Mx · 3.731 diputar
- 9
AlbumParlons-nous : spécial couples, amours & sexualités
RTL... · 4.050 diputar
- 10
AlbumRegina Spektor
Regina Spektor · 6.025 diputar
- 11
AlbumJudi Richards Radio
10.028 diputar
- 12
AlbumD.A.D.
D.A.D. · 8.247 diputar