SpotifyToMP3
Rosario 7 Dukacita Santa Perawan Maria | Doa Katolik | Doa Penuh Kuasa

Rosario 7 Dukacita Santa Perawan Maria | Doa Katolik | Doa Penuh Kuasa

36:28 · 3 570 écoutes

De l'album Doa Rosario.

Description

Rosario Tujuh Dukacita Santa Perawan Maria | Rosario Bunda Tujuh Kedukaan | Rosario Tujuh Duka Maria Setiap tanggal 15 September, Gereja mengenangkan belas kasih Santa Perawan Maria dalam Peringatan Santa Perawan Maria Berdukacita; namun tepat juga dalam tahun liturgi, teristimewa dalam Masa Prapaskah, kita menghormati Dukacita Santa Perawan Maria. Untuk itu marilah kita merenungkannya dengan mendaraskan Rosario Tujuh Dukacita Santa Perawan Maria. Manik-manik Rosario Tujuh Dukacita SP Maria berbeda dengan Rosario biasa. Untaian Rosario adalah sarana yg membantu kita dlm mendaraskan doaRosario, apabila tidak ada mamik-manik Rosario, kita dapat menggunakan jari-jari kita untuk menghitung 7 Salam Maria. Adalah lebih penting niat dan kesungguhan untuk berdoa. Rosario ini merupakan salah satu devosi kepada Bunda Maria. Tujuan dari Devosi Tujuh Duka Santa Perawan Maria adalah mendorong persatuan dengan sengsara Kristus melalui persatuan dengan sengsara istimewa yang ditanggung Santa Perawan sebab ia adalah Bunda Allah. Dengan mempersatukan diri baik dengan Sengsara Kristus dan Dukacita BundaNya yang Tersuci, kita masuk ke dalam Hati Yesus dan menghormatinya dengan terlebih lagi; Yesus dihormati dengan terlebih lagi sebab kita begitu menghormati BundaNya. Tujuh Dukacita Santa Perawan Maria diambil dari peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam Kitab Suci. Devosi ini memiliki sejarah yang panjang, meskipun tidak secara resmi disebarluaskan Gereja hingga awal abad ke 19. Sebelum persetujuan resmi Paus Pius VII, Ordo Servite mendapatkan ijin pada tahun 1668 untuk merayakan Peringatan Santa Perawan Maria Berdukacita; Ordo Servite banyak berupaya dalam mempopulerkan Devosi Tujuh Duka Santa Perawan Maria. Pada Abad Pertengahan, Teologi Katolik memusatkan diri terutama pada Sengsara Kristus; namun demikian, di samping Manusia Sengsara, umat beriman senantiasa juga merenungkan dukacita Ratu Para Martir. Devosi kepada Kristus yang Tersalib dan kepada Santa Perawan Maria Berdukacita berkembang seiring. Di Kalvari, da

Vous aimerez aussi