SpotifyToMP3
Melucuti Buaya Darat Berjubah Agama ft. Islah Bahrawi with Andini Effendi ep.100

Melucuti Buaya Darat Berjubah Agama ft. Islah Bahrawi with Andini Effendi ep.100

71:09 · 174 plays

Mula sa album Cauldron Content

Paglalarawan

Cendekiawan Islah Bahrawi berapi - api bahas cara pikir Muslim yang tidak toleran. Simak bagaimana putra Madura yang besar di pesantren, mengadu nasib di Amerika Serikat dan selalu berpikir kritis mengenai beragama. #cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #islahbahrawi #islam #politik #sejarahislam #pesantren #hakasasimanusia #tafsir #poligami — Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧ ☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆ https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Islah Bahrawi ☆ https://www.instagram.com/islah_bahrawi/ ☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/ ☆ Location at Addition living ☆ https://www.instagram.com/addition.living/ — Time stamp 00.00 Intro 02.23 Sejarah membunuh bangsa Yahudi 06.25 Alasan tafsir bisa jadi berbahaya 10.35 Penganut agama atau penganut tafsir agama? 12.30 Kenapa takut Kristenisasi? 16.05 Ketika politik selalu menunggangi agama? 21.30 Ketika agama dijadikan alasan menolak Pancasila 33.32 Kebenaran tentang poligami 40.01 Masuk surga tak harus Islam 59.56 Membakar buku = membunuh pikiran 1.04.47 Kegelisahan tentang masa depan Indonesia

Baka Magustuhan Mo Rin