
Devosi dan Litani Hati Kudus Yesus , serahkan hatimu pada-Nya, sampaikan permohonanmu | Doa Katolik
9:50 · 3,442 plays
Mula sa album Doa Permohonan dan Devosi kepada Tuhan Yesus
Paglalarawan
Devosi dan Litani Hati Kudus Yesus , serahkan hatimu pada-Nya, sampaikan permohonanmu | Doa Katolik Mencintai Devosi kepada Hati Kudus Yesus Kata “hati” kerap kali digunakan sebagai simbol pusat hidup manusia – emosi, cinta, hasrat, dan kehendak. Ketika harus bekerja keras demi keluarga, mungkin kita pernah berkata, “Aku ingin melakukannya dengan sepenuh hati”. Di dalam Kitab Suci, kita dapat menemukan makna “hati” sebagai tanggapan terdalam diri manusia terhadap panggilan dan kasih Allah. Pada hari Jumat setelah Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Gereja merayakan Hari Raya Hati Kudus Yesus. Di samping perayaan liturgis, Gereja mempunyai bentuk devosi kepada Hati Kudus Yesus yang telah berkembang di tengah umat sejak Abad Pertengahan. Dalam Direktorium tentang Kesalehan Umat dan Liturgi, istilah “Hati Kudus Yesus” menunjuk pada seluruh misteri Kristus yang mencakup kasih Ilahi-insani yang tidak terbatas kepada Bapa dan saudara-saudari-Nya (Direktorium No. 166). Hati Kudus Yesus pun digambarkan dengan indah dan penuh kehangatan – Yesus menunjukkan Hati-Nya yang tertikam dan dimahkotai duri bersama salib di atasnya serta cahaya yang melingkupi. Dalam Injil, kita dapat menemukan kisah tentang ketergerakan hati Yesus kepada orang banyak (Mat 9:36) maupun pernyataan diri-Nya sebagai “yang lemah lembut dan rendah hati” (Mat 11:29). Sesudah menghembuskan nafas-Nya yang terakhir, seorang prajurit menikam lambung-Nya, dan dari sana mengalir darah serta air (Yoh 19:34). Inilah pendasaran biblis yang digali oleh para Paus mengenai devosi kepada Hati Kudus Yesus (Direktorium No. 167). Di dalam Hati-Nya, kita mengalami kerahiman Allah dan kehendak-Nya yang tak terbatas untuk menjalin relasi dengan umat manusia. Menurut sejarah, devosi kepada Hati Kudus Yesus mulai berkembang sejak abad ke-12 dan didorong oleh banyak orang kudus, seperti St. Bernardus, St. Bonaventura, St. Mathilda dari Margburg, dan Getturd dari Pertapaan Helfta. Sekitar abad ke-16 dan ke-17, Gereja menghadapi gerakan Yansenisme yang menekankan keadilan
Baka Magustuhan Mo Rin
- 1
AlbumConect Tunis
7,405 plays
- 2
AlbumThe Matt Walsh Show
8,969 plays
- 3
AlbumTimcast News Stories
Timcast · 7,689 plays
- 4
AlbumZØ
ZØ · 3,503 plays
- 5
AlbumLoungin' Africa
African Tribal Orchestra · 4,731 plays
- 6
AlbumSamsas Traum Radio
Feuerschwanz · 9,858 plays
- 7
AlbumDeuce Gambino
Deuce Gambino · 5,404 plays
- 8
AlbumFrancycata
Francycata · 6,553 plays
- 9
AlbumJinHo Bae
40,635 plays
- 10
AlbumThe Lobotomy Files: A Complete History of One of Medicine’s Most Controversial Procedures
5,061 plays
- 11
AlbumIslam Sobhi - إسلام صبحي
القرآن الكريم - The Noble Quran... · 872 plays
- 12
AlbumTony Lizana
Tony Lizana · 1,330 plays