
Album
Cumicumi
Kasus dugaan proyek strategis pengadaan satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur pada Kementerian Pertahanan tahun 2012 hingga 2021 belakangan ini kembali menarik perhatian publik. Bagaimana tidak, dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta dengan agenda pemeriksaan saksi warga negara Amerika Serikat bernama Thomas Anthony Van Der Heyden. Thomas yang pernah menjadi penasihat teknis dalam proyek satelit Kementerian Pertahanan itu kini duduk sebagai terdakwa dalam perkara yang berpusat pada pengadaan satelit komunikasi pertahanan dan pengelolaan slot orbit 123 derajat Bujur Timur. Di hadapan majelis hakim, Thomas bahkan meminta perhatian Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap perkara yang menurutnya berawal dari upaya membantu Indonesia mempertahankan aset strategis negara. Menilik kembali ke belakang, kasus ini berakar pada upaya penyelamatan slot orbit 123 derajat BT yang terancam hilang setelah satelit yang menempatinya tidak lagi beroperasi. Pemerintah pada saat itu, dalam hal ini Joko Widodo selaku Presiden, disebut-sebut berupaya mempertahankan hak Indonesia atas posisi orbit tersebut melalui sejumlah kerja sama dan kontrak dengan pihak swasta maupun perusahaan asing. Namun, dalam perjalanannya, proyek itu memicu sengketa, gugatan arbitrase internasional, hingga berujung pada perkara pidana korupsi. Jaksa menilai terdapat pelanggaran prosedur dan kerugian negara dalam proses pengadaan. Sementara itu, pihak terdakwa berpendapat langkah yang diambil merupakan bagian dari tugas penyelamatan aset strategis nasional. Perdebatan utama dalam persidangan tidak hanya menyangkut aspek teknis satelit, melainkan juga soal konstruksi hukum perkara. Tim kuasa hukum terdakwa berulang kali menyatakan sengketa yang terjadi semestinya berada dalam ranah perdata karena berkaitan dengan kewajiban kontraktual dan putusan arbitrase internasional. Mereka menyoroti keterangan sejumlah saksi yang menurut mereka tidak menunjukkan adanya kerugian negara yang telah benar-benar dibayarkan
Tracks: 30 · 5,356 plays
- 17422:42
- Kejagung Bongkar Modus Dadan Hindayana Dkk Dalam Korupsi MBG, Farhat Geram Ungkit Masa Lalu |INDEPTH7,78518:23
- 4,46410:22
- 3,68012:16
- 9,72910:07
- 8,77835:09
- 4,44111:11
- 8,95810:40
- 6,1629:51
- 8,72510:45
- 6,14213:35
- 10,72919:51
- 4,88011:24
- 6,88210:46
- 3,81313:05
- 7,8278:02
- 8,46510:08
- 8,61614:03
- 5,6049:18
- 4,3029:50
You May Also Like
- 1
AlbumSummer Dog
6,627 plays
- 2
AlbumGinevra Di Marco Radio
6,522 plays
- 3
AlbumFameus 808 Mafia
Fameus 808 Mafia · 4,824 plays
- 4
AlbumIdle Cure Radio
4,012 plays
- 5
AlbumNusantara Ritma
10,229 plays
- 6
AlbumRandom Encounter Radio
11,629 plays
- 7
AlbumParando Tudo 3
Huguin 022 · 4,753 plays
- 8
AlbumFor A Little While
Raintree · 8,769 plays
- 9
AlbumKl Bombs
Kl Bombs · 6,107 plays
- 10
AlbumThe McGuire Sisters Radio
174 plays
- 11
AlbumInstituto de Musicoterapia y Biomúsica Volumen 1
GUILLERMO CAZENAVE · 5,314 plays
- 12
Albumbeats for you, not them
Spliffy · 11,869 plays